Home » Pendidikan » 7 Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Urin

7 Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Urin

iesrms.com – Urin merupakan cairan yang dibuang dari dalam tubuh yang mana bertujuan untuk membuang sisa-sisa zat metabolisme yang tak berguna. Namun demikian, pembentukan urin sangatlah dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik itu dari bagian eksternal maupun internal, yang di antara lain seperti berikut.

7-faktor-yang-mempengaruhi-jumlah-urin

Berikut ini merupakan 7 (Tujuh) Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Urin:

1) Jumlah air yang diminum
Semakin banyak jumlah air yang diminum maka jumlah urin akan semakin banyak. Hal ini bisa amati pada tubuh kita. Dan cobalah lakukan aktivitas dengan banyak minum dan lakukan juga sebaliknya yaitu dengan sedikit minum. Setelahnya amatilah pengaruhnya terhadap jumlah dan warna air kencing!

Dan jika banyak air yang diminum, maka akibatnya penyerapan air ke dalam darah sedikit, sehingga pembuangan air jumlahnya akan lebih banyak dan air kencing akan terlihat bening dan encer. Dan sebaliknya terjadi jika sedikit air yang diminum, maka akibatnya penyerapan air ke dalam darah akan semakin banyak sehingga pembuangan air sedikit dan air kencing berwarna lebih kuning.

2) Jumlah garam yang dikeluarkan dari darah
Agar tekanan osmotik tetap, maka semakin banyak konsumsi garam maka pengeluaran urin akan semakin banyak.

3) Konsentrasi hormon insulin
Bila konsentrasi insulin rendah, orang akan sering mengeluarkan urin. Dan kasus semacam ini akan terjadi pada orang yang menderita kencing manis. Cobalah analisis mengapa penderita kencing manis sering buang air kecil?

4) Hormon antidiuretik (ADH)
Hormon ini ini dihasilkan oleh kelenjar hipofisis bagian belakang. Jika darah sedikit mengandung air, maka ADH akan banyak disekresikan ke dalam ginjal, dan akibatnya penyerapan air akan meningkat sehingga urin yang terjadi pekat dan jumlahnya akan sedikitĀ Panca Indera

Dan akan terjadi sebaliknya, jika darah banyak mengandung air, maka ADH yang disekresikan ke dalam ginjal berkurang, dan akibatnya penyerapan air berkurang, sehingga urin yang terjadi akan encer dan jumlahnya banyak.

5) Suhu lingkungan
Saat suhu sekitar dingin, maka tubuh akan berusaha untuk menjaga suhunya dengan mengurangi jumlah darah yang mengalir ke kulit sehingga darah akan lebih banyak yang menuju ke organ tubuh, yang di antaranya yaitu ginjal. Dan jika darah yang menuju ginjal jumlahnya semakin banyak, maka pengeluaran air kencing pun akan banyak.

6) Gejolak emosi dan stress
Bila seseorang mengalami stress, biasanya tekanan darahnya akan semakin meningkat sehingga banyak darah yang menuju ginjal. Selain itu, di saat seseorang berada dalam kondisi emosi, maka kandung kemih akan berkontraksi. Dengan demikian, maka timbullah hasrat ingin buang air kecil.

7) Minuman alkohol dan kafein
Alkohol bisa menghambat pembentukan hormon antidiuretika. Dan coba ingat kembali fungsi hormon ini! Seseorang yang banyak minum alcohol dan kafein, maka jumlah air kencingnya akan semakin meningkat.

Baca Lainnya: